Kursus Agama Islam

Mengerti Islam Secara Lengkap

FPI Makasar Obrak Abrik Warung Makan

Posted by admin pada Agustus 18, 2011

Massa Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan menyerbu Rumah Makan Topaz, di Jl. Boulevard, Makassar, Jumat (12/8/2011). Rumah makan tersebut diserbu karena kedapatan buka pada siang hari di bulan Ramadan.

Perlu diketahui bahwa tindakan merazia warung ini juga dilakukan oleh berbagai muslim, selain FPI.  Insiden menyedihkan ini banyak terjadi di bulan ramadhan. Sesuai ajaran islam, tindakan seperti itu SUDAH BENAR. Namun, kita tidak hidup di negara islam. Sehingga berdasarkan aturan hukum yang berlaku, tindakan seperti itu perlu ditindak tegas.

Foto : detik.com



8 Tanggapan to “FPI Makasar Obrak Abrik Warung Makan”

  1. agung said

    tidak adil, emang ini negara islam apa

    • Jack said

      yah malah sangat adil, la wong indonesis merdeka juga karna umat islam, sampeyan aje yang jadi penumpang gratis yang nggak tahu diri

      • jeru said

        to Jack: indonesia merdeka karena umat islam? Hmmm….darimana dasarnya? Coba pahami pembukaan UUD’45 dan lihat daftar nama2 pahlawan nasional dan pahlawan kemerdekaan nasional…

      • Jack said

        Dan berapa jumlah pahlawan nasional yang beragama non islam??
        silahkan anda yang mempunyai daftarnya menjawab dan karena ulah umat mana sehingga bangsa indonesia harus merebut kemerdekaan

        sampe ketemu di blog muslim menjawab tantangan

      • javanizis said

        He..he..yang pasti dipulau jawa pahlawannya banya orang jawanya. Di bali banyak orang Balinya. Indonesia merdeka yang jelas bukan karena perjuangan orang-orang Arab. Jadi mengapa bangsa ini harus berbudayakan arab dan menjadi kearab-araban, Indonesia merdeka yang jelas bukan karna perjuangan orang Yahudi. Islam, Kristen, Hindu, Budha adalah pendatang. Umat Kristen, Hindu, Budha lebih bisa menghargai tradisi dan kepercayaan tradisional seperti Sunda Wiwitan, Jati Sunda, juga penghayat spiritual Jawa. Hindu di bali juga mampu berintegrasi dengan tradisi setempat karena itu hindu di bali berbeda dengan hindu di india.

  2. edy sumarlan said

    saya pribadi tdk setuju dgn cara2 yang dipakai FPI. masih banyak cara yang lebih Hikmah…

  3. Ghost said

    Trus napa kalo bukan negara Islam,
    Emang kalo kita mati, kita di hisab pake UUD
    wkwkwk

  4. bon said

    kamppret

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: