Kursus Agama Islam

Mengerti Islam Secara Lengkap

Umat Islam Palembang Tolak Pendirian Rumah Sakit

Posted by admin pada Juni 9, 2011

PALEMBANG, Buanasumsel.com – Rencana Pembangunan Rumah Sakit dan Sekolah Internasional Siloam kembali mendapat tentangan dari masyarakat Sumsel. Aksi penolakan kembali dilakukan oleh mahasiswa dan ormas islam yang menggelar orasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Sumsel, Rabu (25/5/11) dan  diikuti oleh ratusan massa yang tergabung ke dalam Ormas Islam yang ada di Sumsel dan organisasi mahasiswa seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Forum Umat Islam (FUI) Sumsel, Front Pembela Islam (FPI) dan Mahasiswa.

Sekjen FPI, Habib Mahdi dalam orasinya mengatakan bahwa umat islam di sumsel menentang adanya RS dan Sekolah Internasional Siloam. “Pembangunan Siloam tidak ada kaitanya dengan sea games,” ujarnya

Tidak adanya kaitan antara pembangunan RS tersebut dengan Sea Games yang akan dilaksanakan pada Bulan November mendatang bisa dilihat dari pembangunan RS yang hanya selesai pada ruang IGD nya saja pada saat Sea Games mendatang.

“Ada kepentingan lain di balik pembangunan ini, jangan sampai even internasional di boncengi dengan misionaris yang dapat mengancam perpecahan umat  beragama nantinya” terangnya.

Karena itu pihaknya meminta anggota dewan yang duduk di Pemerintahan untuk dapat menyalurkan aspirasi mereka dengan membuat kesepakatan penolakan terhadap pembangunan tersebut. “Kami meminta ketua DPRD untuk menanggapi dan menyetujui permintaan kami,” tegasnya

Aksi penolakan pembangunan RS dan Sekolah Internasional Siloam oleh ormas islam dan masyarakat sumsel mendapatkan persetujuan dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Provinsi sumsel. Masing-masing ketua fraksi menyatakan dukungannya terhadap penolakan pembangunan tersebut. “kami juga menolak pembangunan tersebut, karena mayoritas masyarakat sumsel muslim,” kata Zulkarnain Ibrahim dari Fraksi Partai Demokrat.

Semula Ketua DPRD Provinsi Sumsel Wasista Bambang Utoyo, mengajak perwakilan ormas islam dan mahasiswa untuk berdialog membahas permintaan yang diajukan oleh ormas islam dan mahasiswa di ruang Rapat DPRD, tetapi tiba-tiba Ketua DPRD menghilang dengan alasan ada tugas di daerah Banyuasin yang tidak bisa di tinggalkan sehingga para perwakilan yang sudah ada di ruang rapat kecewa dengan sikap Ketua DPRD yang terkesan melarikan diri. “Kami sebenarnya sangat kecewa,” ujar Dharmadi Djufri ketua Fraksi PDIP.

Karena itu Anggota Fraksi PDIP melakukan aksi Walk Out dengan meninggalkan ruang rapat sebagai ungkapan rasa kecewa terhadap Ketua DPRD Sumsel yang telah melakukan tindakan yang kurang arif dalam menyikapi masalah pembangunan RS dan sekolah siloam Ini. “suara kami bulat menolak, jika tetap tidak ada jalan keluarnya, tetap akan gunakan cara legal lainnya untuk menghentikan pembangunan tersebut,” tegas Dharmadi. (Mel)

http://buanasumsel.com/umat-islam-di-sumsel-menentang-adanya-rs-dan-sekolah-internasional-siloam/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: